Menguak Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dan Interelasinya Dengan Islam Membentuk Moderasi Beragama

Armyn Hasibuan* -  UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Indonesia

Abstract


This study aims to reveal the ethical and moral values embedded in local wisdom that shape the practice of religious moderation within the community of Batu Godang Village, Angkola Sangkunur Subdistrict, South Tapanuli. This village has been designated as a fostered village and is currently preparing to become a pilot village for the PTP2WKSS (Integrated Program for Enhancing Women’s Roles toward Healthy and Prosperous Families). The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through participatory observation, in-depth interviews, and field documentation. Data analysis was conducted interactively following the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Batu Godang community internalizes local wisdom values integrated with Islamic teachings—such as honesty (ṣidq), responsibility (amānah), justice (‘adl), and tolerance (tasāmuḥ)—in interfaith social life, particularly in fostering religious moderation. These values function as the foundation of religious moderation, aligning with the Islamic concept of wasathiyyah as well as the four indicators of religious moderation promoted by the Indonesian Ministry of Religious Affairs: national commitment, tolerance, non-violence, and acceptance of local culture. The integration of Islamic ethical perspectives from Al-Ghazali and Ibn Miskawaih with religious moderation theory demonstrates that spiritual morality, when combined with local wisdom, contributes to the formation of a harmonious, plural, and civilized society

Full Text:

PDF

References


Abdul Wahab. Situs Wahab. Diakses dari https://situswahab.wordpress

Agus, Bustanul. Agama dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi Agama. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2006.

Al-Ghazali. Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2013.

Arifin Zakaria, Zainal. Tafsir Inspirasi dari Kitab Al-Qur’an. Medan: Penerbit Duta Azhar, 2023.

Asrul Hamid, Syaipuddin Ritonga, dan Andri Muda Nasution. “Dalihan Na Tolu sebagai Pilar Nilai Budaya di Tapanuli Selatan.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 13, no. 1 (2022): 45–60.

Babun Suharto, et al. Moderasi Beragama dari Indonesia untuk Dunia. Yogyakarta: LKiS, 2019.

Baidi Bukhor. Toleransi Beragama: Peran Fundamentalisme Agama dan Kontrol Diri. Jawa Tengah: CV Pilar Nusantara, 2022.

Depdikbud. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2000.

Dhavamoni, Mariasusai. Fenomenologi Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1999.

Firman. “Peranan Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa.” Al-Ishlah 23, no. 1.

Hamzah Ya’qub. Etika Islam: Pembinaan Akhlaqul Karimah. Cet. ke-6. Bandung: CV Diponegoro, 2000.

Ibn Miskawaih. Tahdzib al-Akhlaq wa Tathir al-A‘raq. Kairo: Al-Maktabah al-Taufiqiyyah, 1968.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Pentafsir Al-Qur’an.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Modul Akidah Akhlak: Sumber Akhlak dan Implementasinya. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Agama Islam, 2023.

Lubis, S. A. “Internalisasi Nilai Moral dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan dan Dakwah 4, no. 1 (2020): 45–58.

Mashor bin Awang Long, et al. “Ritual Palmanis Masyarakat Suluk di Saudakan Sabah Malaysia.” Jurnal Sultan Alauddin Sulaiman Shah, E-ISSN 2289-8042, Special Issue (2018).

Naim, Ngainun. “Membangun Toleransi dalam Masyarakat Majemuk: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid.” Jurnal Multikultural & Multireligius 12 (2013): 35–48.

Nurhadi, M. “Etika Islam dan Moderasi Beragama dalam Konteks Multikultural.” Jurnal Al-Fikr Al-Islami 13, no. 2 (2022): 115–128.

Piotr Sztompka. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Group, 2014.

Piotr Sztompka. The Sociology of Social Change. Jakarta: Prenadamedia Group, 2018.

Rachmat Djatnika. Sistem Etika Islami (Akhlak Mulia). Jakarta: Pustaka Panjimas, 2000.

Siti Kholifah dan I Wayan Suyadnya. Metodologi Penelitian Kualitatif: Berbagi Pengalaman dari Lapangan. Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2018.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cet. ke-17. Bandung: Alfabeta, 2012.

Sumper M. Harahap dan Hamka Hamka. “Integrasi Dalihan Na Tolu dengan Nilai-Nilai Agama Islam.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 79, no. 1 (2022): 200–220.

Subhi, Ahmad Mahmud. Fi ‘Ilm al-Kalam: Dirasah Falsafiyah fi Usul al-Din. Juz I, Cet. ke-2. Kairo: Dar al-Kutub al-Jami‘ah, 1950.

Vienanusa Kirana, Asmidhea, et al. “Landasan Psikologi dalam Pendidikan Islam serta Relevansinya dalam Pembentukan Karakter Moderasi Beragama.” Jurnal Al-Murabbi 7, no. 2 (2022)




DOI: https://doi.org/10.24952/hik.v19i2.18739

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Hikmah


HIKMAH

JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM TERINDEX OLEH :


SEKRETARIAT JURNAL HIKMAH

 Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

 Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.