Manajemen Kelas Inklusif: Kolaborasi Guru Kelas dan Guru Pembimbing Khusus

Mochamad Fariz Ridwan* -  Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Yahdinil Firda Nadirah -  Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Abstract


Manajemen kelas inklusif merupakan elemen kunci dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh siswa, termasuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Keberhasilan kelas inklusif sangat bergantung pada kolaborasi strategis antara Guru Kelas (GK) dan Guru Pembimbing Khusus (GPK). Dokumen ini membahas mengenai pembagian peran, strategi pengajaran tim (co-teaching), serta pentingnya koordinasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aksesibel dan non-diskriminatif. Melalui sinergi yang tepat, hambatan belajar dapat diminimalisir dan potensi setiap siswa dapat dioptimalkan. Dengan demikian, manajemen kelas inklusif bukan hanya sekadar penyesuaian teknis, melainkan sebuah transformasi ideologis untuk mewujudkan keadilan sosial di lingkungan sekolah. Dalam implementasinya, GK bertanggung jawab atas manajemen kurikulum umum dan dinamika kelas secara luas, sementara GPK memberikan dukungan spesifik melalui modifikasi materi dan intervensi perilaku sesuai profil unik PDBK. Kolaborasi ini sering diwujudkan melalui strategi co-teaching (pengajaran tim), di mana kedua guru berbagi tanggung jawab dalam merencanakan, menyampaikan, dan mengevaluasi pembelajaran.

Keywords


Manajemen Kelas, Pendidikan Inklusif, Kolaborasi Guru, GPK.

Full Text:

PDF

References


Buku dan Dokumen Kebijakan

Fakih, M. (2013). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Friend, M., & Cook, L. (2017). Interactions: Collaboration Skills for School Professionals (8th ed.). Boston: Pearson.

Gargiulo, R. M., & Metcalf, D. (2017). Teaching in Today's Inclusive Classrooms: A Universal Design for Learning Approach. Boston: Cengage Learning.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Praktis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Mudjito, dkk. (2021). Pendidikan Inklusif sebagai Strategi Mewujudkan Keadilan Sosial. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Skrtic, T. J. (1991). Behind Special Education: A Critical Analysis of Professional Culture and School Organization. Denver: Love Publishing Company.

Tarmansyah. (2017). Inklusi: Pendidikan untuk Semua. Jakarta: Luxima Metro Media.

UNESCO. (2020). Global Education Monitoring Report 2020: Inclusion and Education: All Means All. Paris: UNESCO Publishing.

Zamroni. (2019). Pendidikan untuk Demokrasi dan Keadilan Sosial. Yogyakarta: Ombak.

Jurnal Ilmiah dan Artikel

Connor, D. (2018). The Social Model of Disability: A Philosophical Approach to Inclusive Education. Journal of Inclusive Education, 22(4), 440-455.

Hasan, S. (2019). Manajemen Pendidikan Inklusif: Studi Kasus Kolaborasi Pendidik di Sekolah Dasar. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 7(2), 150-165.

Junaidi, dkk. (2022). Kolaborasi Guru Kelas dan Guru Pembimbing Khusus dalam Pelaksanaan Pembelajaran di Sekolah Inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus, 16(1), 20-30.

Marlina, R. (2020). Model Co-Teaching dalam Kelas Inklusif: Tantangan dan Solusi bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(3), 205-215.

Nurhaliza, S., & Faizin, A. (2022). Sinergi Guru Kelas dan Guru Pembimbing Khusus dalam Pembuatan Program Pembelajaran Individual (PPI). Jurnal Inklusi dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus, 3(1), 10-20.

Pratiwi, J. C. (2021). Sekolah Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Tanggapan Terhadap Tantangan Pembelajaran Global. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(2), 115-125.

Santoso, B. (2019). Analisis Peran Guru Pembimbing Khusus terhadap Keberhasilan Belajar Siswa Inklusi. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(4), 80-95.

Scruggs, T. E., Mastropieri, M. A., & McDuffie, K. A. (2007). Co-teaching in Inclusive Classrooms: A Metasynthesis of Qualitative Research. Exceptional Children, 73(4), 392-416.

Widiastuti, N. L. G. K. (2022). Penerapan Strategi Pembelajaran Diferensiasi dalam Kelas Inklusi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(2), 110-120.

Yaqin, M. A. (2021). Pendidikan Inklusi di Indonesia: Strategi Manajemen Kelas dan Kolaborasi Guru. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(2), 40-55.

Prosiding dan Internet

Kusuma, T. (2024, 15 Mei). Membangun Sinergi GK dan GPK: Kunci Sekolah Inklusi yang Berkualitas. Artikel Pendidikan Indonesia. Diakses dari https://artikelpendidikan.id/sinergi-gpk-gk/




DOI: https://doi.org/10.24952/bki.v7i2.18505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





View My Stats