Corporate Accountability for Environmental Crimes: Perspectives of Islamic Criminal Law and Maqāṣid al-Syarī'ah

Zuhdi Hasibuan* -  Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal, Indonesia
Idris - -  Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal, Indonesia

Abstract


The enforcement of environmental criminal law in Indonesia faces significant challenges due to the weak deterrent effect on corporations and the minimal restorative dimension in sanctions. This study aims to reconstruct the concept of jarimah bi’ah (environmental crime) and corporate liability through the lens of maqasid al-shari’ah (the objectives of Islamic law). Employing a juridical-normative method with a conceptual approach, this study analyzes the relevance of fiqh jinayah (Islamic criminal jurisprudence) principles to the national environmental criminal regime. The results indicate that although classical fiqh does not explicitly recognize corporate entities, the mechanism of ta’zir (discretionary punishment) based on siyasah syar’iyyah (Sharia-oriented policy) and the legal maxim of al-urf (customary practice) provides strong legitimacy for collective liability. A critical evaluation reveals that sanctions under Law Number 32 of 2009 are retributive and nominal, thus failing to prevent ecosystem damage. As a solution, this article proposes a hybrid ta’zir model that integrates progressive fines, corporate probation with public oversight (hisbah), and mandatory environmental restoration (ishlah). This model aligns with the principles of substantive justice and the protection of future generations. The study concludes that the integration of Islamic legal values can strengthen the national sentencing system, offering a policy framework that is more proportional, preventive, and just for addressing corporate environmental crimes in Indonesia.

Full Text:

PDF

References


Al-Shatibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat Fi Ushul Al-Syari’ah. Kairo: Dar Ibn ‘Affan, 1997.

Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika, 2021.

Amrullah Bustamam, Hari Rizky Putra, and Universitas. “Hukuman Kebiri: Analisis Maqashid Syariah Dan Undang-Undang Nomor 70 Tahun 2020.” Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana Dan Politik Hukum 11, no. 1 (2022): 50–64. https://doi.org/10.22373/legitimasi.v11i1.13451.

Aningsih, Anita Putri, Annisa Hilda Amelia, Putri Asla Annisa Soleha, Rahmat Syah, and Asrizal Saiin. “Relevansi Ta’zir Sebagai Alternatif Pemidanaan Dalam Sistem Hukum Pidana Modern.” Jurnal Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam 20, no. 1 (2026): 64–81. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v20i1.446

Ariawan, I Gusti Ketut. “Metode Penelitian Hukum Normatif.” Kertha Widya 1, no. 1 (2013).

Athoillah Islamy, Abdul Aziz Harahap. “Paradigma Maqasid Shariah Kontemporer Tentang Sanksi Hukum Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Pedofilia.” Jurnal Al-Maqasid: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan 7, no. 1 (2021): 123–41.

(KLHK), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Statistik Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 2023.

Gani, Ruslan Abdul, Rahmi Hidayati, and Anis Malik Toha. “Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Illegal Logging Menurut Hukum Positif Dan Hukum Islam ( Studi Kasus Perkara No : 532 / Pid . Sus LH / 2023 / Pn . Jbi Di Pengadilan Negeri Jambi ).” Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) 1, no. 3 (2025): 947–59. https://doi.org/10.62567/ijosse.v1i3.1401

Haramain, Muhammad. “Metodologi Penelitian Kepustakaan (Literature Review),” 2026.

Imaduddin, Ahmad. “Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Kejahatan Korporasi Dalam Lingkungan Hidup.” Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam 5, no. 2 (2019): 265–88. https://doi.org/10.15642/aj.2019.5.2.265-288

Jalaluddin al-Suyuthi. Al-Ashbah Wa Al-Nazha’ir. Kairo: Dar al-Kutub al-Haditsa, n.d.

M. S. Anwar, R. Hidayat. “Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Kejahatan Korporasi Dalam Lingkungan Hidup.” Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam 5, no. 2 (2019): 265–288. https://doi.org/10.15642/aj.2019.5.2.265-288

M. Yusuf, F. Azhari. “Rekonstruksi Konsep Jarimah Bi’ah Dalam Fiqh Jinayah Kontemporer.” Jurnal Hukum Islam 22, no. 1 (2022): 33–54.

Manguju, Yudha Nugraha. “Membangun Kesadaran Sebagai Manusia Spiritual-Ekologis Dalam Menghadapi Krisis Ekologi Di Toraja.” SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2022): 29–49. https://doi.org/10.34307/sophia.v3i1.66

Maulida Hasanah, Muna Hasanah, Noormala Santi, Lahmudinur. “Hukuman Pidana Dalam Islam: Analisis Konseptual, Maqāṣid Asy-Syarī‘ah, Dan Relevansi Kontemporer Maulida.” Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman Dan Kemasyarakatan 2, no. 2 (2025): 221–32. https://doi.org/10.5281/jurnalilmiahkeagamaandankemasyarakatan.vi.68

Muktashim Billah. “Integrasi Nilai-Nilai Maqashid Syariah Dalam Kebijakan Hukum Pidana Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Indonesia.” AL-QANUN Kajian Syariah Dan Hukum Islam 1, no. 1 (2025): 55–64.

Muzakkir. “Green Crime Dalam Perspektif Hukum Pidana Islam : Analisis Terhadap Kejahatan Lingkungan.” Legalite: Jurnal Perundang Undangan Dan Hukum Pidana Islam 11, no. 1 (2026): 216–30. https://doi.org/10.32505/legalite.v11i1.14513

Nilawati. “Siyasah Syar’iyyah Dan Legislasi Lingkungan: Integrasi Ancaman Sanksi Ta’zir Ekologis Ke Dalam Kerangka Hukum Pidana.” ANDREW LAW JOURNAL 4, no. 2 (2025): 777–801.https://doi.org/10.61876/alj.v4i2.132

Nurdiansyah, Agus. “Paradigma Pemidanaan Terhadap Pelaku Kejahatan Lingkungan Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Selaparang: Journal of Law Studies 1, no. 1 (2026): 26–32. https://doi.org/10.66277/sejals.1.1.11

Oslami, Achmad Fikri. “Penjatuhan Uqubat Pada Jarimah Maisir Menurut Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.” Maqasidi 2, no. 1 (2022): 31–39. DOI: 10.47498/maqasidi.vi.881

Rika Fajrini. “Corporate Impunity in Environmental Crimes: A Critical Analysis of Indonesian Law Enforcement.” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia 9, no. 2 (2023): 112.

Romli Atmasasmita. Reformasi Sistem Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2012.

Rudi Margono, S H. Implementasi Asas Legalitas Materiil Dalam Penuntutan Pidana. PROFESOR RUDI MARGONO, 2026.

Satjipto Rahardjo. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2006.

Subagiya, Bahrum. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian PAI.” Jurnal Pendidikan Islam 12 (2023): 43.

Sudarti. “Tindak Pidana Pencurian Pada Saat Terjadi Bencana Alam Dalam Hukum Pidana Islam Dan Hukum Positif Perspektif Maqasid Asy-Syari’ah.” AHKAM 8, no. 1 (2020): 181–212.

Syahrial, Muhamad Alwi. “Kejahatan Lingkungan Dalam Tinjauan Hukum Pidana Islam Dan Nasional: Relevansi Konsep Hifdzul Bi’ah Dalam Penanggulangan Pembakaran Liar.” Al-Jina’i Al-Islami 1, no. 2 (2024): 97–111. https://doi.org/10.21274/ahkam.2020.8.1.181-212

Tan, David. “Metode Penelitian Hukum: Mengupas Dan Mengulas Metodologi Dalam Menyelenggarakan Penelitian Hukum.” Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 8, no. 8 (2021): 2463–78. https://doi.org/10.15575/jaa.v1i2.722

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, 2009.

Wahbah al-Zuhayli. Al-Fiqh Al-Islami Wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr, 1985.

Yasir, Moh.Ali Ashar, Joko Widodo. “Islamic Law And National Law (Comparative Study of Islamic Criminal Law and Indonesian Criminal Law).” ALHURRIYAH : Jurnal Hukum Islam 6, no. 2 (2021): 167–81. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v6i2.4952

Yusuf al-Qaradawi. Fiqh Al-Bi’ah Fi Daw’ Al-Qur’an Wa Al-Sunnah. Kairo: Maktabah Wahbah, 2001.

Zainuddin, Muhammad, and Aisyah Dinda Karina. “Penggunaan Metode Yuridis Normatif Dalam Membuktikan Kebenaran Pada Penelitian Hukum.” Smart Law Journal 2, no. 2 (2023): 114–23.




DOI: https://doi.org/10.24952/.v2i1.19807

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


   
   
 
 Al-Uqubat: Jurnal Hukum Pidana Islam has been indexed by:            



Editorial Office;
Faculty of Sharia and Law, State Islamic University Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Jalan T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Tel. +62-812-6919-0067 (SMS/WA). Email: aluqubat@uinsyahada.ac.id
Creative Commons License