Wasathiyah: Dari Ayat ke Riwayat Dari Wahyu ke Aksi (Analisis semantik terhadap ayat ayat moderasi dalam Al-Qur’an dan Hadis )

Badar Alam Kalasuba* -  Ma'had Aly Hasyim Asy'ari, Indonesia

Abstract


Penelitian ini membahas konsep wasathiyah (moderasi) dalam Al-Qur’an dan hadis melalui pendekatan semantik. Pemahaman terhadap nilai moderasi dinilai penting untuk membangun karakter umat Islam yang adil, seimbang, dan terhindar dari sikap ekstrem. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan diksi dan nilai wasathiyah dalam Al-Qur’an dan hadis serta mengkaji transformasi konsep tersebut dari tataran wahyu menuju praktik kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan semantik ala Toshihiko Izutsu, menganalisis makna kata melalui hubungan sintagmatik dan paradigmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyah dalam Al-Qur’an, khususnya pada QS. Al-Baqarah [2]: 143, tidak hanya bermakna ‘tengah’ secara fisik, melainkan mengandung nilai keadilan, keseimbangan, keterbukaan, dan moderasi dalam seluruh aspek kehidupan. Dalam hadis, konsep ini dipertegas sebagai karakter utama umat Islam yang adil dan menjadi saksi atas umat manusia. Secara sinkronik dan diakronik, makna wasathiyah berkembang dari makna fisik menjadi makna moral dan spiritual, seiring perkembangan diskursus keislaman klasik hingga kontemporer. Penelitian ini menegaskan bahwa wasathiyah merupakan prinsip dinamis dan esensial dalam membangun masyarakat berkeadaban, harmonis, serta jauh dari ekstremisme. Dengan demikian, nilai wasathiyah perlu diinternalisasi secara menyeluruh dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara.

Kata kunci: Wasathiyah, Semantik Al-Qur’an, Moderasi Islam, Adil, Sintagmatik Paradigmatik


Keywords


Wasathiyah, Semantik Al-Qur’an, Moderasi Islam, Adil, Sintagmatik Paradigmatik

Full Text:

PDF

References


Al-Bukhari. Shohih Bukhari. Beirut: Dar Thauq al-Najh, 1422 H.

Al-Qaradawi, Yusuf. Fiqh al-Wasatiyyah al-Islamiyyah. Kairo: Daar El-Syuruq, 2014.

———. Min Fiqh al-Daulah fi al-Islam: Maqamatuha, Mawqi‘uha, Ma‘alim Minha. Kairo: Maktabah Wahbah, 2010.

Arif Budiman dkk. "Melacak Akar Wasaṭiyyah Dalam Hadis Nabi SAW." Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama 3, no. 2 (22 Desember 2023): 140–157. https://doi.org/10.32332/moderatio.v3i2.7910.

At-Thabari. Jami’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an. Beirut: Muassasah al-Risalah, 1420 H.

Dyah Adila Perdana dan Ummu Hanifah Syamsuhri. "Sinonimitas dalam Al-Qur’an: Lafadz Sanah dan ‘Am (Kajian Semantik)." Tarling: Journal of Language Education 6, no. 2 (31 Desember 2022): 291–304. https://doi.org/10.24090/tarling.v6i2.6292.

Ibnu ‘Asyur. Maqashid asy-Syari‘ah. Yordania: Dâr an-Nafa’is, 2001.

Imarah, Muhammad. Al-Islam wa Qadhiyyat al-Islah wa al-Tajdid. Kairo: Daar El-Syuruq, 2006.

Izutsu, Toshihiko. God and Man in the Qur’an: Semantics of the Qur’anic Weltanschauung. Kuala Lumpur: Islamic Book Trust, 2002.

Khairul Mufti Rambe. "Menata Islam yang Moderat dalam Kajian Al-Quran." 2 (2023).

Mara Ongku Hsb. "Konsep Wasatiyah Dalam Hukum Islam Perspektif Hasbi Ash-Shiddeqy." An-Nida’ 46, no. 2 (30 Desember 2022): 150. https://doi.org/10.24014/an-nida.v46i2.20859.

Misfakhul Anwar. "Pendidikan Moderasi Beragama dalam Buku 'Wasathiyyah Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama' Karya M. Quraish Shihab." Tanpa Tanggal.

M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

———. Tafsir Al-Mishbah Jilid 1. Jakarta: Lentera Hati, 2005.

———. Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati, 2019.

Muhammad Nurcahyoadi dkk. "'Konsep Tawazun dan Aktualisasinya dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.'" Jurnal Studi Multidisipliner 8, no. 12 (30 Desember 2024). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jsm/article/view/7877.

Mukhlish Abdul Rosyid dkk. "The Concept of Ummatan Wasatan in The Qur’an (A Comparative Study of Tafsir Fii Zhilaalil Qur’an by Sayyid Qutb and Tafsir Al-Munir By Wahbah Zuhayli)." International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS 2022), Surakarta, Indonesia, 2022. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220708.008.

Muhclis M. Hanafi, ed. Asbab an-Nuzul: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2017.

Rahmadi Rahmadi, Akhmad Syahbudin, dan Mahyuddin Barni. "Tafsir Ayat Wasathiyyah Dalam Al-Qur`an dan Implikasinya Dalam Konteks Moderasi Beragama di Indonesia." Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin 22, no. 1 (30 Juni 2023): 1–16. https://doi.org/10.18592/jiiu.v22i1.8572.

Sayed Qutb. Fi Zilal al-Qur'an. Kairo: Dar al-Syuruq, 2018.

Zainuddin. "Tafsir tentang Lafaz Al-Ummah dalam Al-Qur’an." Jurnal Al-Mu’ashirah 13 (2016).

الراغب الأصفهاني. مفردات ألفاظ القرآن. بيروت: دار القلم, 2009.

"ص426 - كتاب لسان العرب - فصل الواو - المكتبة الشاملة."




DOI: https://doi.org/10.24952/alfawatih.v7i1.15265

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Flag Counter


Diterbitkan Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Jalan T. Rizal Nurdin Km, 4,5 Sihitang Padangsidimpuan

image host

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

StatCounter - Free Web Tracker and Counter