Keputusan Infak Online Mahasiswa Ditinjau dari Persepsi Kemudahan dan Manfaat

Hamni Fadlilah Nasution* -  UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Indonesia
Zulaika Matondang -  UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Indonesia

Abstract


Indonesia terkenal dengan masyarakat yang dermawan. Bahkan 9 dari 10 orang Indonesia menyisihkan pendapatanya untuk berinfak. Mahasiswa sebagai bagian masyarakat modern sudah terbiasa dengan aplikasi secara online. Tetapi, mahasiswa lebih memilih untuk berinfak secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan pengetahuan terhadap keputusan membayar infak secara online secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel insidental dan jumlah responden sebanyak 97 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar melalui google form. Peneliti juga melakukan pengumplan data dengan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan pengetahuanberpengaruh terhadap keputusan membayar infak online. Kedua variabel secara simultan berpengaruh terhadap keputusan berdonasi online. Temuan ini memberikan implikasi bagi lembaga keuangan dalam mengembangkan strategi untuk mendorong menigkatkan pengetahuan dan kemudahan transaksi secara online.

Keywords


Infak; Kemudahan; Manfaat

Full Text:

PDF

References


Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes 50, no 2, 179.

Anis, M. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Masyarakat Berinfak. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 4 no 2, 45.

Baznas. (2024). Laporan Tahunan BAZNAS 2023. Badan Amil Zakat Nasional. https://baznas.go.id/

CAF. (2024). World GIning Index 2024: A Global View of Giving Trends. Charities Aid Foundation. https://www.cafonline.org/

Davis, F.D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease and User Acceptance of Infoemation Technology. MIS Quarterly, 325.

Fitriani, R., & Nuryadin, M. B. (2024). Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Kemanfaatan, Persepsi Resiko dan Kepercayaan terhadap Minat Muzakki Membayar Zakat Melalui Kitabisa.com. Jurnal Pendidikan Tambusa, 8 Nomor 3.

Hafidh, F. M., & Muthohar, A. M. (2025). Pengaruh SocialInfluencedan Pengetahuan terhadap Minat Berwakaf melalui CrowdfundingWakaf dengan E-Trustsebagai Kunci Moderasi. Al-Iqtishod : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ekonomi Islam, 13(1), 18–41.

Hafidhuddin, D. (2002). Zakat dalam Perekonomian Modern. Gema Insani Press.

Hartono, J. (2007). Sistem Informasi Keperilakuan. Andi Offset.

Huda, N., Hudori, K., & Fahlevi, R. (2017). Pemasaran Lembaga Pengelola Zakat. Kencana Prenada Media Grup.

Huda, N., Idris, H. R., Nasution, M. E., & Wiliasih, R. (2008). Ekonomi Makro Islam: Pendekatan Teoretis. Kencana Prenada Media Grup.

Mia, A., & Nasrulloh, N. (2024). Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Terhadap Pembayaran Digital ZIS Dengan Kemudahan Akses Teknoligi Sebagai Variabel Moderating. I-Finance, 10 No 02.

Muhammad. (2005a). Manajemen Bank Syariah. UPP AMP YKPN.

Muhammad. (2005b). Sistem dan Mekanisme Perbankan Syariah. UPP AMP YKPN.

Sargeant, A. (1999). Charitable Giving: Towards a Model of Donor Behaviour. Journal of Marketing Management, 15 no 4, 220.

Tangking Widarsa, K. (2022). Metode Sampling Penelitian. Baswara Press.

Venkatesh, V., & D. Davis, F. (2000). A Theoretical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies. Management Science, no 2, 187.




DOI: https://doi.org/10.24952/jisfim.v6i2.19011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuani 

Jl. H. T. Rizal Nurdin Km 4.5 Sihitang Padangsidimpuan.


jisfimcontact@gmail.com

jisfim@iain-padangsidimpuan.ac.id
+6281262170129