Discrimination Toward Female Children in Indonesia: Fundamental Causes, Structural Manifestations, and Transformative Initiatives
Discrimination against girls in Indonesia is a multifaceted phenomenon reflecting deeply rooted gender inequalities within the nation's social and patriarchal structures. This research analyzes various dimensions of discrimination experienced by girls, ranging from access to education and healthcare to social participation and protection from gender-based violence. Utilizing a qualitative approach through literature study and secondary data analysis, this research identifies the structural and cultural factors that perpetuate gender injustice. The results indicate that although Indonesia has made significant progress in formal regulations and gender mainstreaming, substantial disparities in the treatment of girls remain, especially in rural areas and communities with strong patriarchal values. Findings highlight that stereotypes, child marriage, and domestic workloads are primary barriers to optimizing girls' potential. The study concludes that a holistic strategy involving legislative harmonization, educational transformation, and multisectoral collaboration is essential for fostering an inclusive environment for girls in Indonesia
Keywords : Discrimination, Girls, Root Causes, Prevention
Afandy, T., & Desiandri, Y. S. (2023). Tinjauan Implementasi Kebijakan Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Anak. 4.
Ana, S., Syukur, M., & Ahmad, R. S. (2023). Diskriminasi Gender Terhadap Perempuan Dalam WajahPolitik Di Indonesia. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial, 4(2), 165–174. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v4i2.2954
Aseri, M. (2023). Peran Keluarga dan Lingkungan Sosial dalam mencegah Perkawinan Usia Dini di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Management of Education, 9(22). https://doi.org/10.18592/moe.v9i2.10653
Crenshaw, K. (1991). Mapping the Margins: Intersectionality, Identity Politics, and Violence against Women of Color. Stanford Law Review, 43(6). https://doi.org/10.2307/1229039
Dewi, N. M. S., & Tobing, D. H. (2025). Perempuan dan Patriarki: Diskriminasi Terhadap Perempuan dalam Budaya Bali. Setara: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 7(1). https://e-journal.metrouniv.ac.id/jsga/article/view/9563/4486
Handayani, W. (2018). Diskriminasi Gender Dalam Pendidikan. Muwazah, 10(2), 198–224. https://doi.org/10.28918/muwazah.v10i2.1784
Indonesia Business Coalition for Women Empowerment. (2023). CSR untuk Kesetaraan Gender: Laporan Program 2023. IBCWE.
Irfan, M., Firamadhina, F. I. R., & Akmalia, N. N. (2022). Analisis Kemitraan Plan International Indonesia Menggunakan Strategi Community Relations. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 4(1). https://doi.org/10.24198/jkrk.v4i1.38086
Kalyanamitra. (2023). Laporan Tahunan Program Advokasi Hak Anak Perempuan. Kalyanamitra.
Karmila, Fauziah, N., Safira, E., Atdeni Sadikin, M. N., & Wardhana, K. E. (2021). Diskriminasi Pendidikan di Indonesia. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 6(3), 191–203. https://doi.org/10.21462/educasia.v6i3.128
Kementerian Dalam Negeri RI. (2023). Panduan Pelatihan Gender untuk Implementor Program Perlindungan Anak. Kemendagri.
Kementerian Hukum dan HAM RI. (2023). Evaluasi Implementasi Regulasi Perlindungan Perempuan dan Anak. Kemenkumham.
Kementerian Keuangan. (2023). Implementasi Anggaran Responsif Gender di Kementerian/Lembaga. Kementerian Keuangan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2023). Digital Literacy untuk Pemberdayaan Anak Perempuan. Kemkominfo.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024). Profil Gender dan Anak 2023. Kementerian PPPA.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Kurikulum Merdeka: Integrasi Perspektif Gender dalam Pembelajaran. Kemendikbudristek.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2023). Roadmap Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional 2025-2045. Bappenas.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). (2023). Program Beasiswa Afirmasi untuk Anak Perempuan dari Daerah 3T. LPDP.
Mahkamah Agung RI. (2023a). Analisis Putusan Pengadilan dalam Kasus Diskriminasi Gender. MA RI.
Mahkamah Agung RI. (2023b). Pedoman Penanganan Perkara Anak dengan Perspektif Gender. Mahkamah Agung RI.
Munasaroh, A. (2022). Problematika Kekerasan Berbasis Gender Dan Pencapaian Gender Equality Dalam Sustainable Development Goals Di Indonesia. IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.21154/ijougs.v3i1.3524
Muniri, A. S., & Ulfiyati, N. S. (2021). Kondisi Anak Perempuan dan Dampak Perkawinan Anak (Studi Pandangan Ulama Perempuan Indonesia). al-Mawarid: Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol3.iss1.art1
Murtado, A., Kurniawan, A. F., & Sa’ad, S. (2024). Diskriminasi Gender dalam Pendidikan dan Tempat Kerja: Analisis Faktor Sosial dan Agama. Jurnal of Education, 6(3).
Pusat Studi Gender dan Anak UGM. (2023). Kepemimpinan dan Komitmen Gender dalam Birokrasi Pemerintahan. UGM Press.
Republik Indonesia,. (1992). Undang-Undang No. 10 Tahun 1992 tentang Pengesahan Konvensi Hak Anak. Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Sekretariat Negara.
Reza, V., Ardiansyah, M. F., Khovivah, S. N., & Camila, L. A. (2024). Implikasi Budaya Patriarki terhadap Perubahan Peran Perempuan dalam Keluarga di Lingkungan Sivitas Akademik. JSPH: Jurnal Sosial Politik Humaniora, 1(3). https://jurnal.kalimasadagroup.com/index.php/JSPH/article/view/1427/630
Rindani, N. W. (2022). Pengaruh Kesetaraan Gender di Birokrasi terhadap Peluang Pegawai Perempuan dalam Promosi Jabatan di Pemerintah Kota Solok. Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal, 4(2), 95–109. https://doi.org/10.25077/jdpl.3.2.95-109.2021
Septiana, D., Almahmud, R., Riyan, M. K., & Saputra, N. G. (2025). Kapitalisme dan Patriarki: Perbandingan Beban Kerja Ganda Perempuan Pekerja Formal dan Informal Kota Magelang. JSGA: Journal Studi Gender dan Anak, 12(2). https://doi.org/10.32678/jsga.v12i02.12548
Thébaud, S., & L, H. (2019). One step forward? Advances and setbacks on the path toward gender equality in families and work. Sociology Compass, 13(6). https://doi.org/10.1111/soc4.12700
Unicef. (2022). Hak dan Perlindungan Anak dalam islam: Pandangan Islam tentang perlindungan Anak dari Kekerasan dan Tindakan-Tindakan Berbahaya. Unicef Indonesia.
Unicef Indonesia. (2023). Evaluasi Program Kabupaten/Kota Layak Anak. Unicef.
Winda W. Ndolu, Saryono Yohanes, & Jenny Ermalinda. (2024). Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Kasus Diskriminasi Gender. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 1(4), 207–222. https://doi.org/10.62383/mahkamah.v1i4.212
Copyright (c) 2026 Farhani Azkia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
